
Pemkab Waropen Mantapkan Komitmen Pembangunan Lewat RPJMD 2025–2030
Waropen, Papuaglobal.com – Pemerintah Kabupaten Waropen menunjukkan komitmen serius dalam merancang masa depan pembangunan daerah melalui penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Waropen, Bob Woriori, S.STP, menyatakan bahwa penyusunan RPJMD kali ini menjadi langkah strategis menuju visi jangka panjang Kabupaten Waropen hingga tahun 2045.
Di bawah kepemimpinan Bupati Drs. F.X. Mote, M.Si dan Wakil Bupati Yowel Boari, pemerintah daerah menetapkan arah kebijakan pembangunan berdasarkan visi besar: “Waropen Bangkit, Mandiri dan Sejahtera yang Berkeadilan.” Visi ini dirancang untuk menjadi pedoman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
“RPJMD bukan sekadar dokumen lima tahunan, tetapi pondasi untuk mewujudkan pembangunan jangka panjang yang konsisten dan terukur,” ujar Bob Woriori saat memberikan sambutan dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (10/6/2025).
Forum OPD ini juga menjadi ajang strategis untuk merumuskan rancangan awal RPJMD. Bob menegaskan pentingnya keterlibatan semua unsur pemerintahan dan kerja sama lintas sektor serta wilayah agar perencanaan yang dibuat benar-benar mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama di distrik dan kampung-kampung terpencil.1000
Selain sebagai pedoman pembangunan menengah, RPJMD 2025–2030 ini juga menjadi pijakan awal dalam implementasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045, memastikan keberlanjutan dan kesinambungan arah pembangunan daerah.
Acara pembukaan Forum OPD secara resmi dilakukan oleh Penjabat Sekda Waropen, Jaelani, AP., M.Si, mewakili Bupati, yang ditandai dengan pemukulan tifa. Hadir dalam kesempatan itu tim penyusun RPJMD dari Universitas Cenderawasih yang dipimpin Dr. Hariman, serta sejumlah pejabat daerah, termasuk staf ahli bupati, asisten Sekda, pimpinan OPD, dan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Waropen. (el).
162 Program Dihasilkan Dalam Musrenbang RKPD 2026 dan Otsus Kabupaten Waropen
Waropen – Sebanyak 162 Program yang disepakati dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026 dan Musrenbang Otonomi Khusus (Otsus) .
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bappeda Bob Woriori, S.STP kepada PG usai penutupan acara musrenbang di Aula Alfonso Widuri di Urfas, Jumat (11/04/2025).
Dijelaskan, bahwa Musrenbang RKPD 2026 Disepakati 118 Program yakni bidang fisik sarana dan prasarana 34 Program, Bidang Ekonomi 25 Program dan Bidang Sosial 59 Program
Untuk Munrenbang Otsus Menghasilkan Sebanyak 44 Program yang terdiri dari Bidang Fisik, sarana dan prasarana 13 Program, Bidang Ekonomi 10 Program dan Bidang Sosial Budaya 21 Program, sehingga total program hasil musrenbang RKPD dan Otsus Sebanyak 162.
Setelah kegiatan musrenbang tingkat Kabupaten digelar, dalam waktu yang tidak lama hasil musrenbang tersebut akan dibahas dalam Musrenbang tingkat Provinsi dan selanjutnya dalam musrenbang tingkat nasional, tutur Bob Woriori.
Apa yang sudah menjadi kesepakatan dalam musrenbang melalui sinkronisasi dalam 3 bidang yakni Bidang ekonomi, Fisik dan Sosial menghasilkan program yang benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat.
“Diharapkan Program yang dihasil dalam sinkronisasi Musrenbang ini benar-benar kebutuhan masyarakat yang menjadi prioritas, bukan kepentingan yang menjadi keinginan”. Ujarnya.
Selain itu Bob menambahkan bahwaprogram menjadi prioritas tidak terlepas dari visi dan misi kepala daerah dalam arah kebijakan pembangunan tahun 2026.

